Menikah dengan Sahabat

18 Aug 2011

Menikah dengan Sahabat. Apakah Anda mengalami suatu kondisi dimana persahabatan berubah menjadi cinta, lalu haruskah diteruskan ataukah dihentikan?

Banyak yang berpendapat menikahi sahabat memiliki keuntungan tersendiri. Anda berdua sudah merasa nyaman dan saling mengenal satu sama lain. Sebagian lainnya menganggap menikahi sahabat kurang menguntungkan. Persahabatan yang sudah terjalin baik, bisa rusak dan hilang karena gagalnya percintaan.

Dikutip ezine, diperkirakan ada 6 hal yang akan terjadi ketika menikahi sahabat. Pelajari keenam hal berikut ini baru Anda putuskan apakah akan mengubah persahabatan menjadi cinta atau tetap mempertahankan pertemanan yang sudah terjalin.

Perasaan yang Salah
Cinta dan persahabatan jika dilebur bisa menjadi perasaan yang membingungkan. Menyayangi satu sama lain sangatlah berbeda dengan jatuh cinta dengan satu sama lain. Anda berdua harus membicarakan dengan serius tentang hubungan ini untuk sama-sama meyakinkan apa yang sebenarnya dirasakan.

Periode Penyesuaian yang Singkat
Selama ini Anda mengenal dia sebagai sahabat, bukan pasangan hidup. Jangan terkejut bila Anda akan menemukan sifat-sifat lain dalam dirinya yang selama ini Anda belum pernah tahu. Bisa jadi sifat tersebut sangat bertolak belakang dengan kepribadian yang sebelumnya Anda tahu.

Percaya Diri Berlebihan
Jangan karena merasa sudah saling kenal, kepercayaan diri Anda terhadap hubungan ini cukup tinggi. Hal tersebut bisa juga berakibat tidak baik. Perasaan terlalu nyaman membuat Anda sering melupakan hal-hal penting yang bisa menghangatkan hubungan. Komunikasi yang baik dan intens tetap perlu dijaga untuk mempertahankan hubungan.

Kurang Romantis
Ini masalah umum yang sering terjadi pada pasangan yang mengawali cintanya sebagai sahabat. Sahabat selalu saling curhat, bertukar pikiran, dan bahkan berlibur bersama. Perasaan nyaman yang sudah Anda miliki tersebut bisa saja mengurangi romantisme hubungan. Bahkan kadang ada pasangan sahabat yang merasa aneh untuk bersikap romantis satu sama lain.

Tak Ada Tempat Mengadu
Dulu ada sahabat yang siap mendengar keluh kesah Anda. Dia yang bisa menenangkan Anda ketika masalah datang menghampiri. Tapi nanti akan berbeda. Jika Anda salah menyampaikan, bisa-bisa malah menimbulkan salah paham dan konflik dalam hubungan.

Kehilangan Sahabat
Seiring berjalannya waktu pernikahan dan segala permasalahan yang menghadapi, Anda akan semakin dekat sebagai suami-istri. Pelan-pelan status sahabat hanya merupakan kenangan yang pernah Anda miliki. Hubungan Anda dan dia mungkin saja berubah. Bisa jadi kedekatan dan keterbukaan Anda padanya tak sebesar dulu lagi. Anda menjadi semakin dekat, tapi belum tentu menjadi lebih terbuka dibanding ketika menjadi sahabat sebelumnya.


TAGS menikah dengan sahabat menikahi sahabat


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post